JAKARTA, Warungdesa.co.id –  Punya keinginan untuk pergi travelling bareng si kecil atau travelling bawa bayi di masa pandemi kaya gini? Pasti banyak kekhawatiran yang muncul apalagi kalau si kecil belum di vaksin Covid. Tenang saja, kalian tetap bisa mengajak si kecil bermain dan berwisata ke luar rumah kok. Karena Warung Desa punya tips travelling disaat pandemi yang terangkum dalam “Traveling Bareng Si Kecil, Perhatikan 7 Hal Ini!” agar kamu dan sikecil tetap sehat ditengah pandemi ini.  Yuk mari kita simak tipsnya!

Pertimbangkan Kondisi Kesehatan Anak

Sumber : dailymail.co.uk – Cek Kesehatan Anak

Tips travelling bareng si kecil yang pertama ala Warung Desa adalah pertimbangkan kondisi kesehatan anak, apalagi kalau kamu travelling bawa bayi! Meskipun resiko terkena penyakit serius dan komplikasi dari COVID-19 umumnya lebih rendah pada anak-anak daripada orang dewasa, Dr. Jean Moorjani, dokter anak di Rumah Sakit Anak Orlando Health Arnold Palmer, Amerika Serikat mengatakan untuk kita tidak boleh lengah. 

Untuk anak-anak yang memiliki kondisi medis seperti diabetes, obesitas, penyakit paru-paru atau yang mengalami imunosupresi mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19. Bahkan saat ini para ahli sedang mempelajari apakah ada potensi komplikasi jangka panjang akibat Covid-19, terlepas dari tingkat keparahan penyakitnya. Untuk anak down syndrome, bahkan Covid bisa 10 kali lebih mematikan. Ada baiknya kalau berkonsultasi dulu dengan dokter anak sebelum memutuskan untuk melakukan travelling bareng si kecil yang belum divaksin karena hal ini merupakan salah satu hal vital dalam tips travelling bawa bayi, tips travelling saat pandemi.

Pelajari Destinasi Travelling

Saat ini banyak, kok, berita di media digital mengenai kondisi terkini sebuah kota atau negara terkait persebaran Covid-19. Yang pasti, hindari destinasi yang jumlah kasus dan tingkat varian Covid nya sangat tinggi. Apakah nanti di sana ada fasilitas kesehatan yang mumpuni bila terjadi apa-apa, hal tersebut juga harus dipertimbangkan. Jika memungkinkan, cari juga informasi mengenai tingkat vaksinasi di daerah tersebut.  Semakin banyak orang yang divaksinasi, semakin rendah risiko penularan Covid-19. Jadi cari dulu yah informasi seputar destinasi tujuan melalui internet, jangan lupa untuk isi paket data di Warung Desa.

Pilih Transportasi Yang Aman

Sumber : prorentacar.com – Vacation

Jika memungkinkan, membawa sendiri kendaraan pribadi adalah moda transportasi paling aman. Kontak terhadap orang lain yang tidak satu circle  dapat diminimalkan. Di dalam mobil pun, untuk anak berusia di bawah 2 tahun bisa melepas masker bila tidak diperlukan. Ketika berhenti di rest area misalnya, dan ingin menggunakan toilet, bersihkan permukaan dengan tisu desinfektan dan pastikan seluruh keluarga mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer secara teratur sebelum melanjutkan perjalanan. Kalau ternyata membawa kendaraan pribadi tidak memungkinkan, perjalanan udara lebih disarankan karena waktunya yang lebih singkat dibanding menggunakan kereta api. 

Pilah-Pilih Akomodasi Yang Nyaman dan Aman

Jenis penginapan yang Anda pilih juga dapat mengurangi risiko Covid-19 untuk si kecil yang tidak divaksinasi. Jika memutuskan untuk berlibur ke daerah pantai atau gunung, memilih menyewa villa akan jauh lebih baik daripada menginap di hotel karena bisa membatasi kontak dengan orang lain yang status vaksinasinya tidak kita ketahui.

Baca juga : Gak Sabar Liburan Saat Pandemi? Simak Tipsnya

Travelling Dengan Circle Kecil

Sumber : veg-soc.org

Akan lebih baik untuk travelling dalam circle kecil, misalnya saja keluarga inti, atau dengan keluarga ipar yang memang sudah  tahu persis protokol kesehatannya dijalankan dengan baik. Dua keluarga sepertinya cukup, ya. Jika berencana berkumpul dengan keluarga besar, pertimbangkan status vaksinasi orang yang Anda cintai, terutama mereka yang rentan terhadap Covid-19, menghabiskan waktu bersama. Terutama untuk mereka yang tidak tinggal serumah, ya.

Tentukan Kegiatan Jauh-Jauh Hari

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah aktivitas apa yang akan dilakukan di tempat tujuan. Misalnya saja, apakah akan ada aktivitas mengunjungi public area, akankah  harus makan di restoran yang ramai? Hal ini sangat mempengaruhi risiko penularan. Aktivitas seperti trekking di area pegunungan yang sepi, atau sekadar berjemur di private beach sebenarnya jauh lebih aman daripada mengajak anak-anak ke kebun binatang atau akuarium macam Sea World. 

Pastikan Mengedukasi Anak Tentang Pencegahan Penularan Covid

Nah tips terakhir dari Warung Desa. Jika memutuskan untuk tetap aman melanjutkan perjalanan dengan anak-anak Anda yang tidak divaksin, pastikan kita sudah memberi edukasi yang cukup kepada anak mengenai praktik kebersihan, serta penggunaan masker, termasuk social distancing. Untuk anak-anak lebih kecil seperti di bawah usia 5 tahun, tentu orangtua atau orang terdekatnya tidak boleh lengah. Untuk anak usia 5 tahun ke atas sudah dapat diedukasi mengenai 3M dan praktik kebersihan, ya. 

Pandemi memang membuat kita jadi lebih was-was jika ingin keluar rumah apalagi pergi untuk berlibur ke tempat yang dilalui banyak orang. Walaupun keluarga memutuskan untuk pergi berlibur tetap harus selalu memperhatikan protokol kesehatan dan 7 hal diatas ya! Agar bisa berlibur dengan keluarga dengan tenang dan tetap mendapatkan suasana travelling yang aman, nyaman dan menyenangkan.  dan jika menurut kamu article ini menarik next kami akan membuatkan lagi tips travelling bawa bayi, tips travelling saat pandemi

Demikian artikel dari Warung Desa mengenai Travelling Bareng Si Kecil, Perhatikan 7 Hal Ini Ya! semoga artikel ini bisa membantu untuk semua orang tua yang ingin membawa anaknya disaat berpergian.

 

Recommended Posts